Apel Satker di Lapangan Mako Ditpamobvit Polda Kepri pada Rabu pagi mendadak berubah riuh.
Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Kombes Pol. Dr. Rudy Cahya Kurniawan, M.S. memberikan hadiah umrah kepada tiga personel yang berhasil menjawab tantangan mendadak terkait dasar hukum dan sistem pengamanan Objek Vital (Obvit).
Awalnya, apel berlangsung normal dan teratur seperti biasanya.
Namun di tengah pengarahan, Kombes Rudy secara tiba-tiba meminta beberapa personel maju ke depan untuk memaparkan ulang dasar hukum yang menjadi landasan tugas Ditpamobvit.
Tantangan ini sekaligus menjadi uji langsung untuk melihat sejauh mana anggota menguasai aturan yang menjadi pondasi operasional pengamanan Obvit.
Dari beberapa yang maju, Aipda Nanda Syahputra, Bripka Merta Adi Putra, dan Bripda Triyan Febrian tampil paling percaya diri.
Ketiganya mampu memaparkan dasar hukum secara runtut dan komprehensif—mulai dari UU No. 2 Tahun 2002 tentang Polri, ketentuan tentang Obvitnas, hingga berbagai Perkap yang mengatur pedoman teknis pengamanan Objek Vital.
Tak berhenti pada penyebutan aturan, mereka juga menjelaskan konsep inti seperti sistem pengamanan berlapis, pola koordinasi, serta prosedur respons cepat terhadap potensi ancaman.
Penyampaian mereka yang terstruktur membuat seluruh peserta apel menyimak dengan serius.
Melihat kualitas pemaparan yang sangat baik, Kombes Rudy langsung memberikan kejutan besar.
“Ketiganya menunjukkan penguasaan yang sangat baik. Saya apresiasi dengan memberikan hadiah umrah,
” Ujar Rudy, yang disambut sorak antusias seluruh peserta apel.
Suasana apel seketika menjadi haru dan penuh kegembiraan. Aipda Nanda Syahputra, Bripka Merta Adi Putra, dan Bripda Triyan Febrian tampak terkejut sekaligus bangga ketika nama mereka diumumkan.
Rekan-rekan lain segera memberikan ucapan selamat dan tepukan hangat di bahu, menyampaikan dukungan atas apresiasi yang sangat jarang diberikan tersebut.
Kombes Rudy menegaskan bahwa pemberian hadiah umrah ini merupakan bentuk nyata penghargaan berbasis kompetensi.
“Siapa pun yang menguasai aturan dan siap menjalankan tugas dengan baik, pasti kita apresiasi. Ini sekaligus mendorong profesionalitas seluruh anggota Ditpamobvit,” tegasnya.
Momen itu menjadi bukti bahwa pemahaman terhadap dasar hukum bukan hanya teori, tetapi menjadi indikator penting kesiapan personel dalam menjalankan tanggung jawab menjaga objek vital di wilayah Polda Kepri.
