Polda Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya mengawal program ketahanan pangan kembali terlihat melalui kegiatan supervisi yang dilakukan di kawasan Industrial Farming Pit J, lahan pascatambang PT Kaltim Prima Coal (KPC), Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.
Tim Supervisi Itwasda Polda Kaltim yang dipimpin Kombes Pol. Yudhi Suhariyadi, bersama AKP Adiyaksa, dan Brigpol Jemni Jumli, melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas peternakan sapi yang menjadi salah satu sektor unggulan dalam program Industrial Farming yang dikembangkan Polres Kutai Timur. Kunjungan tersebut difokuskan pada pemeriksaan kondisi kandang, kesehatan ternak, ketersediaan pakan, kebersihan lingkungan peternakan, hingga sistem pengelolaan yang diterapkan kelompok tani pengelola.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan mampu memberikan hasil yang berkelanjutan. Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, kawasan Industrial Farming di Kutim dinilai menjadi salah satu contoh keberhasilan pemanfaatan lahan pascatambang menjadi kawasan produktif yang menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kombes Pol. Yudhi Suhariyadi menegaskan, program ketahanan pangan yang dijalankan Polri harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan dan pendampingan akan terus dilakukan agar seluruh program berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Program ini bukan hanya soal meningkatkan produksi peternakan, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat dalam mengelola sektor pangan. Kami ingin memastikan setiap potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang berkesinambungan,” jelas Kombes Pol. Yudhi Suhariyadi, Selasa (2/6/26).
