#Artikel

Apa Kegunaan Borgol ?

Pid.kepri.polri.go.id – Borgol merupakan alat pengekang fisik yang dirancang untuk membatasi pergerakan pergelangan tangan (atau pergelangan kaki) seseorang. Dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan penegakan hukum, borgol memiliki beberapa fungsi utama:

1. Menjaga Keselamatan dan Keamanan

  • Melindungi Petugas: Mencegah tersangka atau tahanan melakukan perlawanan fisik, menyerang petugas, atau merebut senjata milik petugas.
  • Melindungi Masyarakat: Memastikan orang yang berpotensi membahayakan tidak dapat melukai warga di sekitar lokasi penangkapan atau selama proses pengawalan.
  • Melindungi Tersangka Sendiri: Mencegah tindakan melukai diri sendiri saat berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil.

2. Mencegah Tahanan Melarikan Diri

Borgol membatasi ruang gerak tangan secara signifikan sehingga menyulitkan tersangka untuk berlari kencang, memanjat, membuka pintu kendaraan, atau menerobos area penjagaan saat dalam masa penangkapan maupun pengawalan transit.

3. Mengamankan Barang Bukti

Arisan Online Berujung Laporan Polisi, Warga Pontianak Rugi Puluhan Juta Rupiah

Dengan posisi tangan terikat, tersangka tidak memiliki kesempatan untuk merusak, membuang, mengaburkan, atau menghilangkan barang bukti yang ada di dekatnya saat penindakan di lapangan.

Jenis-Jenis Borgol Kedinasan

standard borgol yang umum digunakan meliputi:

Jenis BorgolKarakteristik & Penggunaan
Borgol Rantai (Chain Handcuffs)Jenis standar dengan sambungan rantai pendek; memberikan fleksibilitas pergerakan minimal.
Borgol Engsel (Hinged Handcuffs)Sambungan berupa engsel kaku; sangat membatasi pergerakan tangan dan lebih aman untuk tersangka berrisiko tinggi.
Borgol Plastik (Zip/Cable Ties)Sekali pakai, ringan, dan mudah dibawa dalam jumlah banyak; umum dipakai saat penanganan massa (riot control) atau operasi skala besar.
Borgol Kaki (Leg Irons)Memiliki rantai lebih panjang untuk membatasi langkah kaki; digunakan untuk pengawalan tahanan berbahaya atau jarak jauh.

Catatan Aturan Kedinasan: Penggunaan borgol wajib memperhatikan prinsip proporsionalitas, legalitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia sesuai standar operasional prosedur (SOP) penindakan dan pengawalan.

Sanksi bagi Pelaku Transgender

Related Posts

#PILIHANEDITOR

Share