Pid.kepri.polri.go.id – Bintara (singkatan dari Bintara Kepolisian di lingkungan Polri, atau Bintara TNI di lingkungan militer) adalah golongan pangkat di dalam struktur kepolisian maupun militer yang berada di antara golongan Tamtama (pelaksana tingkat bawah) dan golongan Perwira (manajer/pemimpin).
Di dalam institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Bintara merupakan tulang punggung utama organisasi. Mereka adalah garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam melayani, mengayomi, dan menegakkan hukum sehari-hari.
1. Pendidikan dan Pangkat Awal
Untuk menjadi seorang Bintara Polri, seseorang harus lulus seleksi penerimaan dan menjalani pendidikan pembentukan di SPN (Sekolah Polisi Negara) di masing-masing polda, Sepolwan (untuk polwan), atau Pusdik khusus.
- Masa Pendidikan: Ditempuh selama 5 bulan (lebih singkat dibanding AKPOL yang memakan waktu 4 tahun).
- Pangkat Awal: Begitu lulus pendidikan, mereka langsung dilantik dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda), yang ditandai dengan emblem satu garis perak menyerupai huruf “V” terbalik di pundak.
2. Struktur Urutan Pangkat Bintara Polri
Golongan Bintara memiliki jenjang karier kenaikan pangkat berjenjang sebagai berikut (dari terendah ke tertinggi):
- Bripda (Brigadir Polisi Dua)
- Briptu (Brigadir Polisi Satu)
- Brigadir
- Bripka (Brigadir Polisi Kepala)
(Di atas Bripka, terdapat golongan Bintara Tinggi dengan pangkat Aipda—Ajun Inspektur Polisi Dua, dan Aiptu—Ajun Inspektur Polisi Satu).
3. Peran dan Tugas Pokok Bintara di Lapangan
Karena jumlahnya mencakup lebih dari 70-80% total personel kepolisian, Bintara adalah penggerak roda operasional Polri. Mereka ditempatkan di berbagai fungsi teknis:
- Sabhara & Binmas: Melakukan patroli lingkungan, menjaga pos keamanan, dan menjadi Babinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang melekat di desa atau kelurahan untuk menyerap aspirasi warga.
- Lalu Lintas (Lantas): Mengatur jalanan, menilang pelanggar lalu lintas, dan menangani kecelakaan di jalan raya.
- Reserse Kriminal (Reskrim) & Intelkam: Menjadi penyelidik lapangan, menangkap pelaku kejahatan, atau mengumpulkan informasi intelijen dasar.
Kesimpulan : Bintara adalah pasukan pelaksana utama yang mengeksekusi strategi tersebut di lapangan. Tanpa Bintara, pelayanan kepolisian kepada masyarakat tidak akan bisa berjalan.
