Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman, termasuk dalam hal agama. Namun, perbedaan keyakinan tak jarang memicu kesalahpahaman hingga konflik, terutama di era digital di mana informasi cepat menyebar tanpa filter.
Toleransi beragama bukan berarti menyamakan semua ajaran, tapi saling menghormati hak orang lain untuk beribadah sesuai keyakinannya. Dengan saling memahami, kita bisa hidup berdampingan secara damai, meski berbeda kepercayaan.
Langkah kecil seperti tidak menghina ajaran agama lain, tidak memaksakan pendapat, serta membuka ruang dialog antarkeyakinan sangat berarti dalam menciptakan harmoni sosial.
Kesimpulan
Perbedaan itu fitrah, tapi kedamaian adalah pilihan. Menjaga toleransi berarti menjaga kemanusiaan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman.
