#Artikel

Apa itu DIKJUR

Pid.kepri.polri.go.id – DIKJUR adalah singkatan dari Pendidikan Kejuruan.

Istilah ini paling sering digunakan dalam lingkungan TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan Polri (Kepolisian Republik Indonesia), meskipun dalam dunia pendidikan umum juga merujuk pada sekolah kejuruan (seperti SMK).

Berikut adalah penjelasan detail mengenai DIKJUR dalam konteks militer dan kepolisian:

1. Pengertian di Lingkungan TNI / Polri

Setelah seorang prajurit atau anggota polisi lulus dari pendidikan pembentukan dasar (dikma/dikbuk), mereka tidak langsung bertugas di lapangan. Mereka harus menjalani DIKJUR terlebih dahulu untuk mendalami spesialisasi atau kesatuan tertentu.

Arisan Online Berujung Laporan Polisi, Warga Pontianak Rugi Puluhan Juta Rupiah

  • TNI AD: Dikjur kecabangan (misalnya: Infanteri, Kavaleri, Artileri Medan, Zeni, Peralatan, dll).
  • TNI AL: Dikjur korps (misalnya: Pelaut, Marinir, Teknik, Elektronika, dll).
  • TNI AU: Dikjur korps (misalnya: Penerbang, Pasgat, Teknik, Administrasi, dll).
  • Polri: Dikjur fungsi teknis kepolisian (misalnya: Reserse, Intelkam, Lantas, Sabhara, Brimob, dll).

2. Tujuan DIKJUR

  • Spesialisasi Kemampuan: Mengubah kemampuan dasar militer/kepolisian menjadi kemampuan teknis yang spesifik sesuai korps atau fungsi tugas.
  • Penguasaan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista): Melatih prajurit agar mahir menggunakan senjata, kendaraan, atau teknologi khusus di kesatuannya.
  • Kesiapan Operasional: Memastikan personel siap pakai saat ditempatkan di satuan kerja (satker) atau batalyon tujuan.

3. Kapan DIKJUR Dilaksanakan?

Tahapan umum pendidikan di TNI/Polri biasanya mengikuti alur berikut:Catatan: Durasi dan tempat pelaksanaan DIKJUR bervariasi, tergantung pada tingkat pangkat (Tamtama, Bintara, atau Perwira) dan kerumitan ilmu kecabangan yang dipelajari.

Related Posts

#PILIHANEDITOR

Share