pid.kepri.polri.go.id Polda Kepulauan Riau memastikan pelaksanaan ibadah peringatan Wafat Yesus Kristus 2026 di Kota Batam berlangsung aman dan khidmat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan sterilisasi dan pengamanan intensif di sejumlah gereja prioritas.
Pengamanan dilakukan secara terpadu melalui patroli dialogis di sekitar area gereja dan wilayah rawan, serta koordinasi aktif dengan pengurus gereja guna mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.
Kabid Humas Polda Kepri menjelaskan bahwa sterilisasi merupakan prosedur standar dalam pengamanan hari besar keagamaan.
“Personel Jibom dari Detasemen Gegana melaksanakan penyisiran secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar gereja, dengan menggunakan peralatan khusus serta kendaraan taktis untuk memastikan lokasi ibadah benar-benar aman dari potensi ancaman,” ujarnya.
Di sisi lain, personel Satlantas ditempatkan pada titik-titik krusial guna mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, mencegah potensi kemacetan, serta memberikan bantuan kepada jemaat, khususnya lansia dan anak-anak, saat menyeberang menuju lokasi ibadah. Selain itu, patroli dialogis dilaksanakan secara intensif dengan melibatkan pengamanan internal gereja sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan juga mengedepankan pendekatan humanis, yang diwujudkan melalui pelayanan langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri.
Berdasarkan hasil pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan sterilisasi dan pengamanan berjalan aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya benda mencurigakan yang mengarah pada bahan peledak maupun ancaman lainnya. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui langkah preventif dan pelayanan humanis. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
