Di Kepulauan Riau, posisi tersebut kini diemban oleh Brigadir Jenderal Polisi Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., seorang perwira tinggi yang dikenal luas akan dedikasinya dalam penegakan hukum dan kerja sama lintas sektoral.
Sebelum menjabat sebagai Wakapolda Kepri, Brigjen Anom telah meniti karier panjang di Bareskrim Polri serta sempat mengemban amanah sebagai Direktur Kerja Sama Keimigrasian di Kementerian Hukum dan HAM. Pengalamannya memperkuat pemahaman akan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional.
Sejak resmi dilantik pada 25 Maret 2025, ia langsung bergerak cepat — memperkuat internal Polda Kepri, membangun hubungan harmonis dengan mitra strategis, serta aktif memantau proses pembinaan anggota di Sekolah Polisi Negara Tanjung Batu. Ia percaya, masa depan Polri tidak hanya dibangun dari kebijakan, tetapi juga dari karakter dan integritas para calon anggota sejak awal pendidikan.
Dalam berbagai forum, Brigjen Anom menekankan pentingnya “menjadi Polri yang hadir, bekerja, dan dipercaya”. Bagi beliau, kehadiran Polri tidak hanya soal patroli di jalan, tapi juga soal keberpihakan pada keadilan, dan keberanian dalam menindak pelanggaran—baik dari masyarakat maupun dari dalam institusi sendiri.
Sebagai Wakapolda Kepri, ia bukan hanya penggerak roda operasional, tetapi juga penjaga nilai, penegak etika, dan pemimpin yang berkomitmen pada transformasi Polri menuju institusi yang modern dan berintegritas.
