Tribratanews.kepri.polri.go.id – Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) menggelar lomba PBB, sholat subuh, menyanyi untuk Murid TK dan cipta lagu oleh Guru Sekolah dalam rangka HUT YKB ke 39 tahun 2019, Rabu (20/2/2019).
Kegiatan dihadiri oleh Pj. Ketua Bhayangkari Daerah Kepri, Pengurus YKB Daerah Kepri beserta anggota, Pengurus Cabang YKB Daerah se Kepri, Dewan juri PBB, Dewan Juri Sholat Subuh serta Dewan Juri Menyanyi dan Cipta Lagu. Adapun peserta yang hadir dari sekolah TK Cabang Tanjung Pinang, Lingga, Barelang, dan Karimun.
Acara dibuka dengan sosialisasi tanya jawab oleh personil Ditlantas Polda Kepri guna memberikan edukasi tentang lalu lintas terhdap anak-anak usia dini, yang dipandu oleh dua orang Polwan dan satu Orang Polki Ditlantas Polda Kepri.
Edukasi tentang lalu lintas disambut secara antusias oleh anak-anak TK para peserta Lomba dalam rangka HUT YKB ke-39. Segala pertanyaan dijawab oleh anak-anak dengan berani dan dengan benar. Hal ini membuat kagum ibu-ibu Bhayangkari dan para hadirin yang menghadiri acara kegiatan lomba.
Kemudian acara dilanjutkan sambutan dari Pj. Ketua Bhayangkari Daerah Kepri, Ny. Retno Dewi Yan Fitri yang mengatakan bahwa Pj. Ketua Bhayangkari Daerah Kepri memberikan dukungan kegiatan lomba ini sesuai dengan arahan dan juklak dari Pengurus Pusat.
“Semoga dengan diadakannya Lomba ini mampu mengembangkan edukasi bagi anak-anak tentang pengetahuan yang mendasar, karena TK Kemala Bhayangkari merupakan kepanjangan tangan organisasi di bidang pendidikan sejak usia dini,” katanya.
Selain lomba PBB, ada Lomba Sholat Subuh yang menerapkan bimbingan rohani mental (Binrohtal) sejak usia dini, guna memacu anak-anak mengikuti jejak orang tuanya untuk melakukan 5 waktu sholat sejak dari bangun tidur di pagi hari.
Kemudian untuk lomba menyanyi bagi anak TK Kemala Bhayangkari ini bertujuan untuk mengembangkan talenta yang dimiliki oleh anak sejak dini untuk bernilai tampil di hadapan orang banyak.
Selanjutnya lomba cipta lagu bagi guru TK Kemala Bhayangkari bertujuan memberi kesempatan bagi guru untuk membuat syair atau lirik yang mendidik bagi anak-anak usia dini. Syaratnya harus menggambarkan gampang dieja, gampang diingat, nada juga di notasi tidak tinggi-tinggi, sehingga anak dapat menyanyikan dengan mudah.