pid.kepri.polri.go.id
Berikut ini adalah beberapa manfaat jalan kaki yang disarikan dari Self dan Healthline: Membakar kalori Berjalan kaki bisa membakar kalori dengan lebih baik sehingga sangat disarankan bagi orang-orang yang sedang melakukan program diet. Namun, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar berjalan kaki bisa secara optimal menurunkan berat badan, seperti kecepatan berjalan, jarak tempuh, medan yang dilalui, dan berat badan seseorang. Menyehatkan jantung Manfaat jalan kaki setiap hari setidaknya selama 30 menit bisa menurunkan risiko penyakit jantung koroner hingga 19 persen. Risiko tersebut akan semakin kecil jika durasi berjalan kaki ditingkatkan dan dilakukan setidaknya lima kali seminggu. Meningkatkan keseimbangan Berjalan kaki tidak hanya akan meningkatkan kekuatan tubuh, tetapi juga akan meningkatkan keseimbangan. Berjalan kaki akan meningkatkan kinerja otak dan sistem saraf sehingga tubuh bisa tetap tegap dan menghindarkan dari kemungkinan untuk mudah terjatuh serta mengalami cacat.
Menurunkan level gula darah Berjalan kaki setelah makan tidak hanya bisa membuat tubuh semakin sehat, tetapi juga bisa menurunkan level gula darah. Bahkan, disebutkan juga bahwa berjalan kaki 15 menit setiap tiga kali sehari, setelah sarapan, makan siang, dan makan malam, bisa memperbaiki level gula darah secara signifikan meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendukung klaim ini. Mengurangi nyeri sendi Berjalan sering dianggap kegiatan yang akan memberikan beban berlebih pada sendi. Padahal, salah satu manfaat olahraga jalan kaki adalah mengurangi nyeri sendi karena berjalan kaki bisa melumasi dan menguatkan otot yang melapisinya. Meningkatkan kesehatan mental Berjalan kaki setidaknya 10 menit sehari bisa meningkatkan suasana hati sehingga bisa mengurangi rasa cemas dan depresi. Berjalan kaki juga akan meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi gejala penarikan sosial.
Meningkatkan kekebalan tubuh Manfaat jalan kaki pagi hari yang bisa didapatkan adalah meningkatnya kekebalan tubuh sehingga terhindar dari demam atau flu. Berjalan kaki dengan kecepatan sedang selama 30 hingga 45 menit juga bisa menghindarkan dan mengurangi gejala dari penyakit tertentu, termasuk infeksi saluran pernapasan atas. Meningkatkan energi Rasa lelah yang muncul akan bisa diatasi dengan berjalan kaki karena mendukung lancarnya distribusi oksigen di dalam tubuh. Berjalan kaki juga akan meningkatkan level kortisol, epinefrin, dan norepinephrine, yang berguna untuk meningkatkan energi di dalam tubuh. Baca juga: 4 Tips Olahraga di Rumah untuk Menurunkan Berat Badan Memperpanjang usia Berjalan kaki dengan kecepatan yang lebih tinggi bisa mengurangi risiko kematian karena beberapa jenis penyakit, seperti penyakit kardiovaskular dan kanker, hingga 20 persen. Memperkuat otot kaki Berjalan kaki bisa menguatkan otot di kaki, khususnya jika medan yang dilalui berupa tanjakan atau anak tangga. Kondisi ini akan melenturkan otot betis dan tendon Achilles sehingga tidak mudah untuk mengalami cedera.
Penulis : Fredy Adi Pratama
Editor : Nora listiawati
Publisher : Fallas Fictoven