pid.kepri.polri.go.id-Game edukasi merupakan salah satu ide yang bisa diterapkan sebagai pembelajaran anak usia dini. Ada beberapa kelebihan dari penggunaan metode game edukasi ini yang mungkin lebih efektif ketimbang metode edukasi konvensional lainnya. Keunggulan dari game edukasi ini yaitu pada visual dari permasalahan yang nyata. Massachussets Insitute of Technology (MIT) berhasil membuktikan bahwa game sangat berguna untuk meningkatkan logika dan pemahaman pemain terhadap suatumasalah melalui proyek game yang dinamai Scratch.
Berdasarkan hasil penelitian yang dulu, dapat ditarik kesimpulan bahwa metode game edukasi ini sangat membantu kinerja anak didik untuk melatih cara berfikir logika nya. Keunggulan dari metode yang lain dari game edukasi ini adanya gambar animasi yang bisa meningkatkan daya berfikir sang anak sehingga bisa lebih mengingat pelajaran yang sebelumnya sudah diajarkan, karena dengan menggunakan metode game edukasi anak dituntut untuk menjadi lebih mandiri dalam menganalisis masalah masalah yang ada.
Game edukasi ini lebih tidak membosankan dibandingan dengan metode metode yang lain yang hanya dijelaskan melalui teori tanpa adanya praktek untuk melakukan metode itu sendiri. Game edukasi berbasis simulasi ini digunakan untuk menyelesaikan dari permasalahan yang ada sehingga dapat diperoleh insight yang berupa pemecahan masalah yang ada di pembelajaran anak usia dini. Tujuan dari edukasi ini adalah untuk pembelajaran melalui learning by doing. Untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan bisa berfikir secara kritis harus dibiasakan sejak sedini mungkin yaitu dengan diajarkan cara belajar dengan cara bermain.
Media ini bisa menjadi alternatif bagi guru untuk meningkatkan kreativitas anak anak dengan cara bermain dan belajar. Karena dalam edukasi game ini memiliki unsur yang sangat penting bagi perkembangan sang anak. Untuk itu guru harus benar benar paham akan sistematika atau cara kerja metode game edukasi ini yaitu dengan tahapan pertama adalah penjelasan tentang edukasi game ini yaitu dijelaskan, anak diperkenalkan dengan edukasi game ini dimana pembelajaran diberikan melalui permainan game.
Tahap kedua yaitu skenario dari game itu bisa dijelaskan apa yang harus dilkukan anak usia dini dengan metode yang diberikan guru yaitu misal dengan susun kata, Menyusun puzzle, dan menebak simbol. Tahapan ketiga yaitu aturan dari game tersebut yaitu guru menjelaskan apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan dan biasanya terdapat waktu untuk melatih problem solving yang ada di anak usia dini. Tahap keempat yaitu media yang digunakan bisa menggunakan laptop atau aplikasi yang mendukung untuk menjalakan game edukasi tersebut.
Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan game edukasi ini adalah membantu guru dan anak dalam mengubah cara belajar yang sudah biasa dilakukan oleh guru yang lain, dengan cara belajar menebak simbol, Menyusun puzzle dan menyusun kata. Saran dari pengembangan game edukasi ini yaitu bisa dalam cakupan yang luas dan masi banyak ide yang bisa dikembangkan dalam penggunaan game edukasi ini.( sumber : ekosetyonugroho0699)
penulis : Fredy Adi Pratama
Editor : Nora Listiawati
Publisher : Roy Dwi Oktaviandi