Pid.kepri.polri.go.id – Jika terjadi kebakaran, Langkah-langkah Penanggulangan Kebakaran
pertama yang harus dilakukan adalah :
- Memadamkan secara langsung dengan alat pemadam api yang sesuai yang diletakkan pada tempat terdekat.
- Jika api tidak padam, panggil teman terdekat dan segera hubungi kepala gedung (fire marshall).
- Bunyikan alarm / tanda bahaya kebakaran jika api belum padam.
- Apabila alarm otomatis berbunyi, bantu evakuasi (pengosongan gedung) melalui pintu darurat dan segera lakukan pemadam dengan alat pemadam yang tersedia.
- Hubungi unit pemadam kebakaran untuk minta bantuan dengan identitas yang jelas.
- Amankan lokasi dan bantu kelancaran evakuasi (pengosongan gedung) dan bantu kelancaran petugas pemadam
- Beritahu penolong atau petugas pemadam tempat alat pemadam api dan sumber air.
- Utamakan keselamatan jiwa dari pada harta benda
Langkah-langkah Penanggulangan Kebakaran :
- Buat rencana penyelamatan diri, dengan menentukan sedikitnya dua jalur keluar dari setiap ruangan. Ini bisa melalui pintu ataupun jendela, jadi perhatikan apakah pembatas ruangan akan mengganggu rencana ini. Buatlah denah penyelamatan diri.
- Persiapkan petunjuk arah di pintu darurat.
- Saat kebakaran, sebenarnya asap yang membuat orang menjadi panik dan tidak dapat bernafas dengan leluasa. Merangkaklah atau merunduk di bawah, tutup mulut dan hidung dengan kain yang dibasahi.
- Keluarlah dari pintu atau jendela yang terdekat menuju ke tempat yang aman. Pastikan bahwa pintu dapat dengan cepat dibuka pada kondisi darurat, demikian pula jika harus melalui jendela.
- Apabila terjebak api, pastikan balut tubuh anda dengan selimut tebal yang dibasahi. Ini hanya dilakukan sebagai pilihan terakhir apabila tidak ada jalan lain kecuali menerobos kobaran api.
Tindakan Pencegahan / Preventif
Segala upaya yang dilakukan agar kebakaran tidak terjadi kebakaran :
- Memberikan penyuluhan, pendidikan dan pelatihan
- Menempatkan barang-barang yang mudah terbakar di tempat yang aman dan jauh dari api
- Tidak merokok dan melakukan pekerjaan panas di tempat barang-barang yang mudah terbakar
- Tidak membuat sambungan listrik sembarangan
- Tidak memasang steker listrik bertumpuk-tumpuk
- Memasang tanda-tanda peringatan pada tempat yang mempunyai resiko bahaya kebakaran tinggi
- Menyediakan apar apar (alat pemadam api ringan) ditempat yang strategi
- Matikan aliran listrik bila tidak digunakan
- Buang puntung rokok di asbak dan matikan apinya
- Bila akan menutup tempat kerja, periksa dahulu hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran
Tindakan Pemadaman / Represif
Tindakan yang dilakukan untuk memadamkan kebakaran sebagai upaya memperkecil kerugian yang ditimbulkan dan mencegah agar kebakaran tidak meluas
Teknik dan taktik penanggulangan kebakaran
Teknik penanggulangan kebakaran
Kemampuan maksimal dalam menggunakan peralatan yang tersedia guna memadamkan kebakaran
Taktik penanggulangan kebakaran
Kemampuan maksimal tentang cara-cara yang digunakan dalam rangka pemadaman kebakaran
Sistem Pemadaman
Sistem Isolasi
Cara pemadaman dengan tidak memberi oksigen pada benda yang terbakar
- Menutup dengan karung basah
- Menimbun dengan tanah, pasir atau lumpur
Sistem Pendinginan
Cara pemadaman dengan menurunkan suhu pada benda yang terbakar
- Menyiram dengan air
- Menimbun dengan daun, batang pohon yang mengandung air
Sistem Urai
Cara pemadaman dengan membagi-bagi benda yang terbakar menjadi bagian kecil sehingga api mudah dikendalikan Bila sistem isolasi dan pendinginan tidak dapat dilakukan.
Semoga informasi di atas dapat bermanfaat.
Sumber : Mediaonline.com
Penulis : Juliadi Warman
Editor : Firman Edi
Publisher : Joni Kasim